Skip to content

Rumahku Surgaku

Juni 27, 2011

RUMAHKU SURGAKU

ISTRI CERDIK YANG SHALIHAH

PENYEJUK MATA PENAWAR PIKIRAN

 Di rumah ia istri, di jalanan ia kawan dan di waktu kita buntu ia adalah sang penunjuk jalan. Betapa bahagianya seorang suami andaikan istrinya adalah sosok yang demikian. Criteria istri saliha adalah seseorang yang menyenangkan jika di dipandang, yang taat ketika diperintah, yang selalu menjaga kehormatannya jika ditinggal, yang membangkitkan semangat dan menghilangkan kebuntuan pikiran.

Upaya-upaya yang harus dilakukan agar sang suami bisa merasakan nyaman berada di rumah sendiri antara lain :

  1. 1.        Menyambut kedatangan suami

Hampir seharian penuh para suami bergulat dengan pekerjaannya, yang tidak jarang diliputi ketegangan-ketegangan. Rasa lelah dan tegang akan terobati manakala saat pulang ke rumah disambut dengan keceriaan anak-anak dan senyum manis istri.

Buku-buku psikologi menyebutkan, para suami akan sangat senang bila diperlakukan bagai raja, dihormati dan diberi perhatian seperti anak-anaknya. Apalagi jika istri turut membantu memperingan pekerjaan suami seperti melepaskan dasi, mencopot sepatu dan membawakan tas ke tempatnya. Memberikan air minum dan melakukan hal-hal yang nampaknya sederhan dan dapat dilakukan suami, juga bukan masalah sepele.

Dengan adanya bantuan istri akan tumbuh perasaan diperhatikan dan kedatangannya memang ditunggu-tunggu keluarganya. Ketika suami sedang istirahat, anak-anak diajak bermain menjauh dari kamar agar keributan dan tangisnya tidak mengusik tidurnya.

 

  1. 2.        Menghindari kata tidak

Setiap bentuk penolakan, apalagi jika ini sering dilakukan akan memukul harga diri suami selaku kepala keluarga. Apalagi menolakkan saat dajak tidur, ini akan menjadi penderitaan bagi suami dan bisa mengganggu konsentrasinya. Reaksi tidak simpatik dan marah tidak saja diberikan oleh suami, juga para malaikat sebagaimana sabda Rasulllah SAW, bahwa jika seorang istri menolak ajakan suaminya ke tempat tidur, kemudian suaminya tertidur daam keadaan marah, maka ia mendapat laknat dari para malaikat sampai pagi harinya.

Tentu saja hal tersebut tidak menjadi alas an bagi para suami untuk mengurangi hak-hak istri beristirahat.

 

  1. 3.        Memperhatikan selera

Pengertian taat pada suami sangat luas, juga menyangkut masalah selera. Jika suami tidak menyukai warna merah, kenapa harus mengikuti selera sendiri dengan mengecat rumah menjadi berwarna merah. Hal tersebut bisa didiskusikan bersama-sama agar tidak terjadi konflik yang mungkin bisa terjadi.

 

  1. 4.        Menjadi pendengar yang baik

Kebanyakan suami akan merasa tentram jika ia dapat mengemukakan isi hati, pikiran dan rencana-rencana dihadapan istrinya. Akan tetapi kebanyakan wanita kurang sabar untuk mendengar pembicaraan suami yang biasanya berisi berita-berita yang bekisar tentang dunianya.

Karena sepanjang hari isi juga aktif dengan kesibukannya mengurus anak, mengurus rumah tangga dan bermasyarakat, seringkali ia juga ingin menceritakan apa saja kepada suaminya dengan cara terburu-buru. Tubrukan informasi ini akan membawa implikasi psikologis bagi laki-laki. Lebih parah kalau akhirnya suami memilih diam karena muncul kesan egois sang istri. Keinginan untuk menyampaikan sesuatu kemudian ditahan dan diendapkan dalam dirinya sendiri, akan menjadi dinamit yang dapat meledak sewaktu-waktu.

Jika demikian maka kita sendiri yang akan repot karena suami tiba-tiba menjadi pendiam, para istri yang biasanya lebih suka berbicara, tahanlah sejenak bila suami hendak mengemukakan kata hati dan pikirannya. Agar komunikasi bisa nyambung dan menyenangkan tidak ada salahnya mencari bahan referensi yang brekaitan dengan bidang pekerjaan suami dan kesukaan suami.

 

  1. 5.        Adakan perubahan kecil

Hidup yang monoton akan terasa kurang enak, kaku da tidak ada dinamika.adakanlah perubahan letak perabot rumah tangga setiap dua atau tiga bulan sekali. Pergeseran-pergeseran ini akan menciptakan suasana baru sekalipun tidak ada perabot baru. Jangan pelit member surprise kepada suami. Baginya hal itu adalah hadiah dan akan memandang bahwa istrinya memang kretif dan menyenangkan. Surprise yang tepat baik situasi maupun kondisinya dapat memberikan kegembiraan tersendiri.

 

  1. 6.        Dialog – Muhasabah – Berdoa

Tidak ada faedahnya menyimpan catatan-catatan kekecewaan terhadap suami atau istri. Katakana apa yang tidak kita sukai. Ini adalah langkah yang lebih baik daripada menyembunyikan dilubuk hati. Selanjutnya buka suasana saling mengingatkan untuk memperbaiki dan meningkatkan iman guna meraih cinta dari Allah SWT. Boleh jadi dalam hal-hal tertentu kita merasa sudah maksimal memberikan perhatian kepada pasangan, namun ternyata ada yang kurang dalam pandangan Allah SWT yakni keridhaan-Nya.

Sebelum tidur luangkanlah waktu beberapa saat untuk mengevaluasi aktivitas selama sehari. Apa saja yang telah kita lakukan, lebih banyak baik atau sebaliknya. Sikap terhadap suami atau istri, anak maupun tetangga sekitar bagaimana pula. Yang terakhir adalah berdoa, doa memegang peran penting dalam mewujudkan rumah tangga yang surgawi sebagai perekat dan penyubur kasih sayang.

 

Dikutip dari Majalah Hidayatullah edisi Desember 2000.

 

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: